"6 Fakta Unik Tentang Alam Semesta Kita"
1. Logam Yang Bersentuhan di Luar Angkasa.
Jika dua potong logam bersentuhan di
ruang angkasa, mereka menjadi
menempel secara permanen Dua
keping logam tanpa dilapisi apapun akan bereaksi menyatukan diri satu
sama lain jika berada di luar lapisan
atmosfer bumi. Ini tidak terjadi di
atmosfer bumi karena menempatkan
lapisan bahan teroksidasi antara
permukaan. Lalu, bagaimana jika ini terjadi di stasiun ruang angkasa?
Faktanya: bahan-bahan logam yang
dibawa ke luar angkasa telah dilapisi
dengan bahan lain untuk mencegah
reaksi kimia tersebut.
2. Akibat Rotasi Bulan.
Bulan menjauh dari bumi Setiap tahun
bulan bergerak 3.8cm menjauhi Bumi.
Hal ini disebabkan oleh efek pasang
surut. Dan nanti nya pun waktu di bumi akan semakin lama, katanya menurut beberapa info, dulu bumi kita ini berotasi 18 jam, bukan 24 jam seperti sekarang.
3. Tentang Venus.
Venus satu-satunya planet yang
berputar berbeda arah Venus adalah
planet kedua terdekat dengan
Matahari. Venus terus membangkitkan
minat banyak ilmuwan selama bertahun-tahun setelah ditemukannya.
Menariknya, venus mengorbit Matahari
searah jarum jam, sedangkan planet-
planet lainnya berputar berlawanan
dengan jarum jam.
4. Usia Bulan Lebih Tua Dari Bumi???
Usia bulan lebih tua dibanding bumi
Mungkin anda mengira bahwa bulan
tercipta setelah bumi karena bulan
berperan sebagai satelit bumi, namun
faktanya bahwa usia bulan 1 miliar tahun lebih tua dibanding usia bumi.
Bumi diperkirakan paling tua umurnya
telah 4,6 miliar tahun sementara bulan
sudah 5 miliar tahun lebih. Pertanyaan
"dari mana bulan berasal?" masih
menjadi misteri bagi ilmuan-ilmuan dunia. Entah mengapa, atau ini hanya berita palsu, *hanya Tuhan yg tau pasti*.
5. Keunikan Gerhana Bulan.
Keunikan Gerhana bulan total Bulan
bisa menutupi matahari dalam gerhana
bulan total, tapi ukurannya tidak sama.
Yang menarik, jarak matahari ke bumi
persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari
persis 395 kali diameter bulan. Pada
saat gerhana matahari total, ukuran
bumi dan bulan persis sama, sehingga
matahari bisa tertutup bulan secara
sempurna. Hitungan ini terlalu cermat dan akurat jika hanya merupakan
kebetulan astronomi semata.
6. Globalisasi akan memusnahkan makhluk hidup dalam waktu dekat?
Pemanasan global adalah satu
peristiwa yang tak bisa dihentikan
yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan,
gelombang air pasang, tsunami dan
kelaparan akibat kekeringan akan
terus berlanjut meskipun usaha-usaha
untuk mengendalikan polusi dan
kerusakan lingkungan telah dilakukan. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari
permukaan bumi. Sekarang hanya
tersisa sekitar 6% dan menurut
perkiraan para ahli hutan hujan yang
tersisa itu akan habis dikonsumsi
kurang dari 40 tahun kedepan. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang
kehilangan 137 jenis tanaman, hewan
dan serangga setiap harinya karena
penebangan hutan-hutan hujan. Atau
sama dengan 50.000 jenis setiap
tahunnya. Penebangan hutan yang merajalela
sekarang ini menyumbang 20% polusi
pemanasan global diakibatkan oleh
terhambatnya penyerapan kembali CO2
1. Logam Yang Bersentuhan di Luar Angkasa.
Jika dua potong logam bersentuhan di
ruang angkasa, mereka menjadi
menempel secara permanen Dua
keping logam tanpa dilapisi apapun akan bereaksi menyatukan diri satu
sama lain jika berada di luar lapisan
atmosfer bumi. Ini tidak terjadi di
atmosfer bumi karena menempatkan
lapisan bahan teroksidasi antara
permukaan. Lalu, bagaimana jika ini terjadi di stasiun ruang angkasa?
Faktanya: bahan-bahan logam yang
dibawa ke luar angkasa telah dilapisi
dengan bahan lain untuk mencegah
reaksi kimia tersebut.
2. Akibat Rotasi Bulan.
Bulan menjauh dari bumi Setiap tahun
bulan bergerak 3.8cm menjauhi Bumi.
Hal ini disebabkan oleh efek pasang
surut. Dan nanti nya pun waktu di bumi akan semakin lama, katanya menurut beberapa info, dulu bumi kita ini berotasi 18 jam, bukan 24 jam seperti sekarang.
3. Tentang Venus.
Venus satu-satunya planet yang
berputar berbeda arah Venus adalah
planet kedua terdekat dengan
Matahari. Venus terus membangkitkan
minat banyak ilmuwan selama bertahun-tahun setelah ditemukannya.
Menariknya, venus mengorbit Matahari
searah jarum jam, sedangkan planet-
planet lainnya berputar berlawanan
dengan jarum jam.
4. Usia Bulan Lebih Tua Dari Bumi???
Usia bulan lebih tua dibanding bumi
Mungkin anda mengira bahwa bulan
tercipta setelah bumi karena bulan
berperan sebagai satelit bumi, namun
faktanya bahwa usia bulan 1 miliar tahun lebih tua dibanding usia bumi.
Bumi diperkirakan paling tua umurnya
telah 4,6 miliar tahun sementara bulan
sudah 5 miliar tahun lebih. Pertanyaan
"dari mana bulan berasal?" masih
menjadi misteri bagi ilmuan-ilmuan dunia. Entah mengapa, atau ini hanya berita palsu, *hanya Tuhan yg tau pasti*.
5. Keunikan Gerhana Bulan.
Keunikan Gerhana bulan total Bulan
bisa menutupi matahari dalam gerhana
bulan total, tapi ukurannya tidak sama.
Yang menarik, jarak matahari ke bumi
persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari
persis 395 kali diameter bulan. Pada
saat gerhana matahari total, ukuran
bumi dan bulan persis sama, sehingga
matahari bisa tertutup bulan secara
sempurna. Hitungan ini terlalu cermat dan akurat jika hanya merupakan
kebetulan astronomi semata.
6. Globalisasi akan memusnahkan makhluk hidup dalam waktu dekat?
Pemanasan global adalah satu
peristiwa yang tak bisa dihentikan
yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan,
gelombang air pasang, tsunami dan
kelaparan akibat kekeringan akan
terus berlanjut meskipun usaha-usaha
untuk mengendalikan polusi dan
kerusakan lingkungan telah dilakukan. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari
permukaan bumi. Sekarang hanya
tersisa sekitar 6% dan menurut
perkiraan para ahli hutan hujan yang
tersisa itu akan habis dikonsumsi
kurang dari 40 tahun kedepan. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang
kehilangan 137 jenis tanaman, hewan
dan serangga setiap harinya karena
penebangan hutan-hutan hujan. Atau
sama dengan 50.000 jenis setiap
tahunnya. Penebangan hutan yang merajalela
sekarang ini menyumbang 20% polusi
pemanasan global diakibatkan oleh
terhambatnya penyerapan kembali CO2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar